Minggu, 12 Oktober 2014

Feel

Semua orang akan meninggalkan ku perlahan-lahan. Semuanya jadi kabur dan semu. Aku tak mengerti dengan semua keadaan ini. Hal ini semakin sakit. Pergi semua dan menghindar. Aku rela dan aku pasrah.
Aku layak di sebut sebagai sampah semua orang. Aku tak berguna buat siapapun. Aku ini sampah yaa sampah. Aku memang bodoh di mata kalian semua. Seperti boneka yang di mainkan anak-anak. Aku memang tidak layak untuk dipertahankan ataupun diperjuangkan. Karena aku merasa sudah tidak pantas, buat apa aku berharap.
Tak ada semangat tak ada senyum. Baik di awal tapi pada akhirnya tertinggal di tempat sampah.
Lebih baik kau buang aku sekarang daripada aku harus merasakan pahitnya seperti ini.
Tetapi disisi lain aku ingin semangat lagi untuk memperjuangkan semua ini tapi apadaya. Aku capek aku lelah. Seluruh tubuhku mulai mengering ditambah dengan semua penyakitku. Aku memikirkan banyak hal tetapi itu semua tak dapat di cari jalan keluarnya dan akhirnya terpendam dalam hati ini.
Hai masalah besar. Pergilah dari hidupku. Aku punya Allah Yang Maha Besar yang akan membinasakan kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar